Thursday, September 19, 2019
BMW MARAH ! CEO MENIRU BMW SERI X5 ?
Main

BMW MARAH ! CEO MENIRU BMW SERI X5 ?

Perusahaan pembuat mobil China kembali berulah. Setelah membuat berang perusahaan pembuat mobil terbesar Amerika Serikat, General Motors, dengan membuat tiruan Chevrolet Spark (Matiz) yang diberi nama Chery QQ, kini mereka juga membuat tiruan sport utility vehicle BMW, yaitu X5, yang diberi nama Shuanghuan CEO. Dan untuk harga sendiri pastinya Mobil CEo ini jauh lebih murah dibandingkan Harga BMW X5.

Bukan itu saja, dua unit CEO pun diboyong ke Jerman guna dipamerkan di ajang pameran mobil internasional terbesar di dunia, Frankfurt Motor Show 2007. Kehadiran dua unit CEO itu tak urung menjadi daya penarik terbesar bagi pengunjung Frankfurt Motor Show 2007 yang berlangsung 13-23 September 2007. Pengunjung berkumpul di belakang CEO dan dengan bersemangat membicarakan tentang kemiripan CEO dengan X5 sambil menunjuk-nunjuk bagian belakang CEO, termasuk bentuk lampu belakangnya. Itu tidak mengherankan, mengingat bagian belakang CEO mirip habis dengan X5, demikian juga bodi sampingnya.

Apabila seseorang melihat CEO dari belakang atau dari samping, ia pasti akan mengira bahwa mobil yang dilihatnya adalah sebuah BMW X5. Perlu seorang pengamat otomotif yang benar-benar ahli untuk dengan cepat menemukan perbedaannya. Namun, apabila seseorang yang melihat CEO dari belakang itu berjalan ke depan dan melihat bagian depannya, ia akan terkejut dan segera menyadari bahwa mobil yang dilihatnya bukanlah BMW X5.Mengingat bagian depan CEO sama sekali berbeda, tidak ada kemiripan sedikit pun dengan X5. Bagian depan CEO lebih mirip dengan salah satu sport utility vehicle (SUV) buatan Korea Selatan.

BMW jengkel dengan peniruan yang dilakukan perusahaan pembuat mobil China itu dan mengajukan protes kepada importir yang memasukkan CEO ke Jerman. Namun, tampaknya protes BMW tidak akan digubris. Kelihatannya perusahaan pembuat mobil China akan terus mengulangi peniruan seperti itu. Mereka tahu, kalaupun perusahaan pembuat mobil yang ditirunya mengajukan gugatan hukum terhadap peniruan (plagiat) yang mereka lakukan, pengadilan di negaranya pasti akan membela mereka. Kasus gugatan hukum yang diajukan General Motors terhadap QQ berakhir dengan kemenangan QQ karena pengadilan China hanya menyebutkan memang ada kemiripan antara QQ dan Spark, tetapi QQ bukanlah tiruan dari Spark.

Kurangnya penghargaan Pemerintah China atas hak cipta atau intellectual property rights itu membuat banyak perusahaan pembuat mobil enggan melakukan produksi di Negeri Tirai Bambu itu. Adanya peraturan untuk membuat sebagian besar bagian bodi (body part) dan suku cadang (spare part) di dalam negeri membuat China dengan mudah melakukan peniruan. Perusahaan pembuat mobil Volkswagen, yang merupakan perusahaan pembuat mobil Barat pertama yang masuk ke China pada tahun 1978, sudah bolak-balik mengajukan protes akan kemiripan mobil-mobil buatan China dengan mobil-mobil Volkswagen yang dibuat di China.

Potensi pasar yang dijanjikan China yang berpenduduk 1,3 miliar orang itu membuat perusahaan-perusahaan pembuat mobil terkemuka dunia tidak mempunyai pilihan lain kecuali menapakkan kaki di negara itu. Jika saja 1 persen di antara 1,3 miliar penduduk China mampu membeli mobil, setidaknya ada 13 juta mobil bisa diserap di negara itu. China saat ini merupakan pasar mobil terbesar ketiga di dunia dengan penjualan mencapai 5 juta unit, di belakang Amerika Serikat (17 juta unit) dan Jepang (5,9 juta unit). Menurut perkiraan, China akan menjadi pasar mobil terbesar kedua di dunia dalam dua tiga tahun mendatang dan menjadi yang pertama antara tahun 2010-2015.

Back To Top